Polri Sabet Penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha, Kukuhkan Diri Sebagai Badan Publik Terbaik Nasional 2025
istimewa
KALTIMWARA.COM - JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menorehkan prestasi gemilang di penghujung tahun 2025. Dalam ajang Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tahun 2025, Polri resmi dinobatkan sebagai badan publik terbaik di tingkat nasional. Penghargaan prestisius bertajuk "Arkaya Wiwarta Prajanugraha" tersebut menjadi bukti nyata komitmen Korps Bhayangkara dalam mengedepankan transparansi informasi kepada masyarakat luas.
Keberhasilan ini diumumkan pada puncak penganugerahan yang berlangsung pada Kamis, 18 Desember 2025. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Komisi Informasi Pusat (KI Pusat) sebagai apresiasi atas dedikasi Polri dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Polri dinilai konsisten dalam memberikan pelayanan informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses oleh publik melalui berbagai kanal digital.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, yang mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian ini. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar piala formalitas, melainkan bentuk pengakuan atas transformasi Polri menjadi institusi yang lebih terbuka dan akuntabel. Ia menekankan bahwa kepercayaan publik adalah prioritas utama dalam setiap langkah pelayanan informasi.
"Alhamdulillah, Polri meraih peringkat pertama kategori Lembaga Negara dan Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dengan kualifikasi Informatif. Penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha ini kami persembahkan kepada seluruh masyarakat Indonesia sebagai komitmen kami untuk terus terbuka dan transparan dalam memberikan informasi," ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho dalam keterangannya pasca acara, Kamis (18/12).
Lebih lanjut, Sandi menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh jajaran Polri, mulai dari tingkat Mabes hingga kewilayahan. Integrasi sistem informasi melalui aplikasi dan portal e-PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) menjadi salah satu faktor kunci yang membawa Polri meraih skor tertinggi. Digitalisasi informasi ini memudahkan warga untuk memantau kinerja kepolisian secara real-time.
Di sisi lain, Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yoesgiantoro, turut memberikan apresiasi tinggi kepada Polri. Ia menyebut bahwa Polri telah menunjukkan lonjakan signifikan dalam hal kualitas konten dan responsivitas terhadap permohonan informasi publik. Standar layanan yang diterapkan oleh Polri dianggap melampaui rata-rata badan publik lainnya di Indonesia pada tahun ini.
“Kami melihat Polri sangat serius dalam mengelola informasi publik. Kualifikasi 'Informatif' yang diraih dengan predikat terbaik ini menunjukkan bahwa budaya transparansi sudah mulai mengakar kuat di institusi Polri. Semoga ini menjadi motivasi bagi badan publik lainnya,” kata Donny Yoesgiantoro saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha sendiri merupakan kategori tertinggi dalam Monev KIP yang hanya diberikan kepada badan publik dengan kepatuhan luar biasa. Dengan diraihnya penghargaan ini, Polri berkomitmen untuk tidak berpuas diri. Kedepannya, Polri berencana akan terus memperkuat infrastruktur teknologi informasi guna memastikan hak masyarakat untuk mengetahui informasi publik tetap terpenuhi secara maksimal.
Sebagai penutup, Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa transparansi adalah kunci utama dalam membangun Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Melalui keterbukaan informasi, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di seluruh penjuru tanah air. (kw/bdn)